Review : Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken

Display Buku

Judul : Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken
Penulis : Jostein Gaarder dan Klaus Hagerup
Penerbit : Mizan

Yap, review buku pertama! Meski sudah banyak yang mereview buku luar biasa ini, rasanya nggak masalah untuk menambah satu lagi review dalam deretan review buku ini. Toh, buku ini pantas mendapatkannya 🙂

Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken dibuka dengan buku-surat yang ditulis oleh Nils dan Berit. Nils Boyum Torgersen dan Berit Boyum adalah dua orang sepupu yang baru saja berlibur bersama dan memutuskan untuk saling bertukar cerita menggunakan sebuah buku surat.

Meski awalnya terlihat hanya sebagai proyek pribadi yang tidak berbahaya, rasa penasaran terhadap seorang perempuan bernama Bibbi Bokken tak urung membawa kedua sepupu itu ke dalam sebuah petualangan. Ya, topik buku-surat itu pun mengerucut, berfokus pada Bibbi Bokken dan mengenai sebuah perpustakaan rahasia, perpustakaan yang hanya diketahui oleh Bibbi Bokken sendiri, dan tentunya, Nils serta Berit yang terus mengumpulkan informasi mengenai wanita misterius itu.

Dalam perjalanannya, beberapa kejadian yang aneh mereka hadapi. Seperti Nils, yang bertemu seseorang berwajah penjahat dengan nama panggilan Mr. Smiley. Dan Berit, yang tinggal satu kota dengan Bibbi Bokken dan nyaris ketahuan saat menyelinap masuk ke rumah wanita itu!

Yang istimewa dari buku ini adalah beberapa pemikiran filosofis mengenai buku dan kegiatan menulis. Seperti apa yang dituliskan Nils :

Tak ada aturan bagi seseorang dalam menulis, demikian juga dalam berpikir (hal 135).

“Jadi, sama seperti atom dan molekul dapat menjadi seekor beruang, huruf-huruf tersebut pun dapat menjaid kisah Pooh si Beruang” (hal 227)

Buku ini juga memuat berbagai istilah seperti Klasifikasi Desimal Dewey, Buku Harian Anne Frank, puisi jan Erik Vold dan berbagai istilah lainnya. Jujur, aku sendiri bahkan baru tahu mengenai klasifikasi desimal Dewey! Kupikir pengklasifikasian buku sudah ada sejak dulu kala, dan muncul begitu saja tanpa ada tokoh di baliknya 😛

Overall, buku ini salah satu yang sangat aku rekomendasikan untuk kalian baca. Sungguh mengasyikkan, dan ending-nya pun cukup memuaskan 🙂

Iklan

4 pemikiran pada “Review : Perpustakaan Ajaib Bibbi Bokken

  1. Yepp, pertamaaax! (komen pertama di sebuah post)
    Way to go, mbe! ^^b Jostein Gaarder emang oke punya! Hmmm… kapan2 pinjem yah *wishful glance*

    btw, tag-nya udah aku benerin ^^ cek kalo sempet ^^

  2. Ehehehe…makasih.. 😀
    Duh, lihat reviewmu panjang banget…jadi agak tertantang untuk bikin yang panjang juga (emang kompetisi? :P)
    Pinjem? Gampaaang…
    Yosh! Ganbatte ne!

  3. hihi… bukannya mau sok panjang2.. tapi pas nyadar, kok… tulisannya udah sebanyak itu?????
    btw.. ini blog melas bgt… yg komen cuma yang punya doang 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s