Review : Pembunuhan ABC

abc1.jpg

Judul : Pembunuhan ABC (The ABC Murders)
Penulis : Agatha Christie
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Para penggemar novel detektif pasti pernah mendengar judul buku ini. Ya, Pembunuhan ABC atau The ABC Murders merupakan salah satu hasil karya ibu Agatha Christie yang banyak dikenal karena keunikan kasusnya, serta (tentunya) kehebatan tokoh detektif Mr. Hercule Poirot dalam memecahkan kasus tersebut.

The ABC Murders dibuka dengan surat tantangan pada Mr. Hercule Poirot untuk mengambil sebuah tindakan terhadap suatu kejadian yang akan terjadi pada bulan yang sama. Meski Poirot awalnya setuju dengan rekannya, Mr. Hastings, bahwa surat itu dapat dikategorikan sebagai suatu lelucon yang konyol, tak urung sesuatu dalam pikirannya membuat pria berkumis tebal itu khawatir. Bagaimana jika ABC, si pengirim surat itu, tidak main-main? Bagaimana jika sesuatu memang benar-benar terjadi sesuatu? Bagaimana jika….

Kekhawatiran itu pun terbukti. Pada tanggal yang ditentukan, seseorang dengan inisial A ditemukan mati terbunuh pada kota yang berinisial sama. Petunjuk yang tertinggal hanyalah sebuah buku panduan kereta api yang sering juga disebut buku ABC. Sebelum Hercule Poirot mampu membuka tabir kasus pembunuhan pertama, surat tantangan kembali datang. Adanya pembunuhan selanjutnya pada korban berinisial B dan C memaksa pria itu berpikir keras. Apa sebenarnya tujuan dari pembunuhan yang dilakukan secara acak dan sesuai abjad ini? Siapa pula seseorang yang dilihat oleh kerabat korban (baik dari korban pertama hingga terakhir) berkeliaran pada saat terjadinya pembunuhan?

Novel ini adalah novel detektif pertama yang saya baca (kalau nggak salah waktu kelas 3 SMP), dan sampai sekarang, saya masih terkagum-kagum pada kehebatan Ms. Agatha Christie dalam menceritakan kasus ini. Ketiga pembunuhan yang terjadi benar-benar terkesan acak dan tidak ada dasarnya sama sekali. Siapa yang menduga, bahwa di balik semua itu ternyata hanya satu kejahatan yang memiliki motif, sementara pembunuhan lainnya hanyalah ‘tambahan’ untuk menyamarkan motif tersebut?

Menariknya ide cerita ini juga diakui oleh Aoyama Gosho sensei (mangaka dari Meitantei Conan a.k.a Detective Conan). Pada volume 39, Conan Edogawa dan Heiji Hattori menghadapi kasus yang mirip dengan The ABC Murders, hanya bedanya pada kasus ini yang terjadi secara berurutan adalah tragedi kebakaran secara acak, bukan pembunuhan. Korban baru muncul pada peristiwa kebakaran terakhir. Adanya seorang tokoh yang berkepribadian lemah menggiring Hattori dan Conan pada penyelesaian yang sama dengan The ABC Murders. (maaf, gambarnya jelek. Scanner saya rusak, jadi dalam keadaan darurat saya mengambil foto saja.. :P)

abc2.jpg

Anyway, bagi penggemar novel detektif, ini adalah satu judul menarik yang saya rekomendasikan untuk dibaca. Sedang bagi mereka yang belum mengenal Ms. Agatha Christie, The ABC MUrders bisa menjadi perkenalan yang luar biasa 🙂

 

Iklan

4 pemikiran pada “Review : Pembunuhan ABC

  1. akhirnya, tercapai juga review Pembunuhan ABC, mbe 😀
    oke… aku menanti review2mu selanjutnya 😀

    btw.. I’ve just posted our first “crap”!

  2. Iya, aku sudah baca crap-nya, tapi belum komen. Huhuhu..aku setres ngedit tampilan reviewku. Apa emang harus ditulis lgsg di wp ya? Abis, begitu copy paste lgsg rusak semua…
    Gimana bu??? T^T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s