!Crap: Yang Tak Tersampaikan

caci maki
bergumul dengan ludah,
berbaur dengan desir nafas.
kau
dan sebuah senyum tanpa dosa
menyelubungi setumpuk busuk.
caci maki
menodai putih,
tak pernah sampai.
kau,
diantara hitam dan putih
memainkan seribu lakon.
caci maki
memberitahuku kenyataan:
aku begitu mengerikan.
kau.
aku.
takdir.
merajut kisah yang aneh,
tanpa akhir.
menunggu salah satu memotong benang yang ruwet.
kau. aku. atau takdir.

26.06.2007
—————————————————————–

Sebuah puisi lama. Pengen aja gitu promosiin 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s