Movie review : Jumper (2008)

Judul : Jumper
Tahun: 2008
Sutradara : Doug Liman
Pemain : Hayden Christensen, Samuel L. Jackson, Diane Lane, Jamie Bell, etc

Gimana rasanya bisa melompat dari satu tempat ke tempat lain hanya dalam sekejap? Bisa ditebak, sangat menyenangkan, dan yang jelas, memberi keuntungan pula bagi kita. Bayangkan, sesaat kita di rumah, dan sedetik kemudian, kita bisa berada di Jepang, sekedar untuk jalan-jalan ataupun shopping.

Kemampuan itulah yang dimiliki David Rice (Hayden Christinsen). Menyadari kekuatannya di usia 15 tahun, pemuda itu segera memanfaatkannya tanpa perlu pikir panjang. Situasinya benar-benar tepat baginya : ibunya pergi meninggalkannya ketika ia berusia 5 tahun, ayahnya seringkali menyiksanya, dan tidak ada teman yang dapat mendukungnya di sekolah. Kekuatannya adalah satu-satunya jalan bagi dia untuk bisa keluar dari kehidupan yang tidak menyenangkan.

Maka dimulailah petualangan itu : merampok bank untuk memenuhi kebutuhan hidup, berwisata dari satu negara ke negara lain; hanya sekedar menghabiskan waktu untuk makan siang, atau berselancar di kepulauan Fiji. Semua tampak begitu sempurna sampai sosok itu datang : Roland (Samuel L. Jackson). Tanpa ada penjelasan, pria itu tiba-tiba saja ingin membunuhnya.

Meski berhasil lolos, David tidak menyadari bahwa sebenarnya ia dikejar-kejar oleh sebuah organisasi bernama Paladin, yang memang bertujuan memusnahkan semua “jumper”, yaitu orang-orang yang berkekuatan sama dengannya. Teguran keras dari seorang jumper lain, Griffin (jamie bell) menyadarkan David bahwa seharusnya ia waspada akan kehadiran Paladin. Tapi saat ia sadar bahwa ia harus waspada, gadis yang disukainya, Millie (Rachel Bilson), telah ditangkap oleh Ronald!

Apa yang terjadi selanjutnya? Lalu apa pula hubungan ibu David (Diane Lane) dengan semua kekacauan ini?

Dari segi ide, film ini sebenarnya lumayan. Orang-orang dengan kekuatan super selalu saja menarik perhatian (ingat Heroes yang booming sampai sekarang ini?). Visual efek dari film ini juga mempesona, benar-benar bersih dan mulus dalam menunjukkan perpindahan para jumper dari satu tempat ke tempat lain.

SAYANGNYA, plot dan karakter dari film ini bener-bener nggak bagus! Banyak scene yang nggak perlu (seperti scene antara David dan Mille), tapi scene berkaitan dengan penjelasan Jumper dan Paladin itu sendiri nggak ada! Mbok ya dijelasin, jumper itu muncul karena apa, Paladin iku sopo…. Masa tau-tau aja ada tanpa penjelasan???

Terus karakter utamanya, ya ampuuuuuuuuunnnnnn, kalau bisa lompat ke dalam film, si Hayden itu bakal aku iket terus aku lempar! Bener2 ga kerasa emosinya. Datar banget, kalo nggak mau dibilang ancur! Aku malah lebih impressed ama karakternya si Griffin. Setidaknya dia punya sesuatu yang bisa diingat (selain aksen Inggrisnya).

Overall, saya tidak merekomendasikan film ini bagi mereka yang senang melihat akting super njelimet dan asoy. Nonton aja kalo suka liat visual efek yang bagus.

Iklan

4 pemikiran pada “Movie review : Jumper (2008)

  1. haha… jadi juga akhirnya “posting caci maki” ini πŸ˜€
    tapi paling nggak kamu berusaha obyektif juga. gut, gut…
    btw btw…. anu.. tolong.. kalo ngasih judul diseragamin dong. *iya sih, selama ini gak ada konsensus -_-;;;;* hihi… terpengaruh Rhama yah?

  2. Makasih…makasih… *berdiri untuk nerima standing applause*
    XDD
    Oiya ya? Ntar kalo sempet aku edit ya. He3….. πŸ˜›

  3. btw qta kayak orang MPD loh (multiple personality disorder)
    tuh… yang nulis crappuccino, dikomentari oleh crappuccino, dibales oleh crappuccino, dan ditanggapi balik oleh crappuccino. WAKAKAK!

    ps: anu mbe.. tulung dikasih judul, tahun, sama pemain/sutradara di postingnya piye? bisa diliat di imdb.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s