Review: Cheese in the Trap

Cheese in the trap Seasons 1-2-3_zpsw9stjap8

Judul: 치즈인더트랩 (chijeu-indeoteulaeb)
Inggris: Cheese in the Trap
Tahun: 2010
Status: Chapter 176 atau Season 3 chapter 63 (on going)
Author: Soon Ki
Produser: Naver, Weebtoons
Situs paling update: Oddsquad (baca cara penggunaan untuk menampilkan translate ke Bahasa Inggris di episode akhir-akhir)

Yang membuat Saya ingin mereview manhwa ini adalah karena manhwa ini isinya orang sakit jiwa semua, atau paling tidak masing-masing menyimpan luka hati yang cukup dalam. Selain itu, isu-isu sosial yang sebenarnya setiap orang tahu dan ada, tetapi seolah disimpan di bawah permukaanpun diulas dengan cukup baik di manhwa ini.

Mulai dari sang tokoh utama, Seol Hong, yang sebenarnya berasal dari keluarga yang cukup mampu. Namun, karena paham patriarki yang dianut oleh keluarganya, yang mana menurut keluarganya anak gadis tidak perlu pendidikan tinggi-tinggi karena nantinya akan jadi istri orang dan mengurus rumah. [masih jaman yah hari gini anak gadis dinomorduakan -__-] Akhirnya, Seol pun harus bekerja part-time dan mencari beasiswa demi membiayai kuliahnya. Kontras sekali dengan adik lelakinya yang dibiayai sampai menempuh pendidikan tinggi di Amerika.

Yoo Jung, sang tokoh utama laki-laki, adalah senior Seol dan adalah anak dari pengusaha ternama di Korea. Yoo Jung tinggi, tampan, pintar dan tampak baik hati. Namun, sebenarnya dia memiliki sisi lain dirinya yang gelap dan kejam. Dibesarkan dalam keluarga kaya dan dipersiapkan untuk meneruskan posisi ayahnya di perusahaan, Yoo Jung pada dasarnya adalah orang yang tidak mau kalah dan tidak suka ketika ada orang yang melanggar batas teritorinya. Dia tidak segan-segan untuk membalas orang yang telah melanggar batasan privasinya dengan halus namun kejam.

Baek In Ho, pemuda brutal yang diangkat anak oleh keluarga Yoo Jung setelah Profesor Baek, psikolog yang dihormati oleh ayah Yoo Jung, meninggal dunia. In Ho walau brutal dan kasar, sebenarnya adalah seorang pianis berbakat yang sangat dianakemaskan oleh Profesor Kang. Namun, setelah sebuah insiden yang membuat dirinya tidak bisa main piano lagi, In Ho memilih untuk keluar dari rumah keluarga Yoo Jung dan kerja serabutan untuk menghidupi dirinya. Berbeda dengan kakak perempuannya, Baek In Ha, yang menikmati dimanjakan oleh kekayaan keluarga Yoo Jung dan berniat untuk menjadi parasit di keluarga Yoo Jung dengan mengandalkan segala cara.

Seol, walau kaku dan termasuk outlier di lingkungan kampusnya, memiliki dua orang sahabat karib, Kwon Eun Taek dan Jang Bo Ra. Manhwa ini mengisahkan kehidupan mereka, mulai dari bagaimana Seol dan Yoo Jung tidak menyukai satu sama lain pada awalnya, sampai akhirnya mereka pacaran. Namun, dalam perjalanan kasih mereka yang tidak mulus itu, sedikit-demi-sedikit terungkap karakter dan watak masing-masing tokoh.

Tentang persaingan yang terjadi di dalam kampus, baik persaingan sehat maupun penuh keculasan. Bagaimana sakit hati bisa mendorong orang untuk berbuat hal yang tidak masuk akal, seperti stalking, maupun pemaksaan kehendak dan perasaan paling benar sendiri. Sosok yang tampak di permukaan belum selalu sama dengan yang di bawah permukaan. Kisah dimana tiap-tiap tokoh menyikapi permasalahan yang muncul; baik itu permasalahan romansa, permasalahan keluarga sampai ke pertemanan; dan menjadi dewasa karenanya. Pentingnya sahabat, rasa percaya dan legowo ketika menghadapi masalah dikisahkan dengan baik di cerita ini.

Untuk sebuah kisah slice of life, psychologicaldan romance, menurut Saya nilainya adalah 8.5/10.

Di tahun 2016, tepatnya 4 Januari sampai 1 Maret, manhwa ini ditayangkan versi drama live actionnya. Versi dramanya diperankan oleh Park Hae Jin (Yoo Jung), Kim Go Eun (Seol Hong) dan Seo Kang Joon (Baek In Ho). Sejujurnya, walau sudah nangkring di hard disk saya sejak beberapa bulan lalu, tetapi Saya belum menonton versi dramanya, jadi Saya belum bisa memberikan komentar tentang versi dramanya. (^^) Maybe next time I’ll write the review of it, but no promise. :p

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s