!crap: Tour gratis di Chicago

DSC_0639.JPG

Cloud Gate a.k.a. The Bean

Siapa yang tidak tahu Chicago? Baik sebagai tujuan wisata maupun dalam rangka mengurus tetek-bengek konsuler di area Midwest karena terpaksa lapor diri , somehow fellow Indonesians biasanya pernah menginjakkan kaki ke kota ini. Kalau sudah di sini, pastinya gak afdol kalo gak jalan-jalan dong! Tapi kalau gak punya waktu banyak? Atau kalo gak tau mau ke mana? Atau bahkan bertanya-tanya “emang di Chicago ada apaan”? *keplak sendal* Di kunjungan terakhir saya ke Chicago kemarin, saya baru tau kalau ada jasa tour guide yang oke punya (dan gratis~!) di Chicago: Chicago Walking Tours by Free Tours by Foot.

Apakah itu?
Free Tours by Foot adalah jasa tour guide gratis yang didirikan sekelompok anak muda Chicago. Untuk ikutan, cukup daftar di website Free Tours by Foot. Di situ kita bisa cek jadwal tour untuk setiap harinya, pilih tour dan hari yang diinginkan…lalu capcus deh ke meeting point. Tur yang ditawarkan ada berbagai macam, dengan durasi rata-rata 2 jam dan fokus yang berbeda. Sebenernya kalau gak gara-gara ngejar kereta saya pengen banget ituh ikutan yang Riverwalk Tour dan Ghost Tour, tapi apa daya, hiks hiks…

DSC_0612.JPG

Tebak gedung apa ini 😀

Ke mana aja?
Karena keterbatasan waktu dan jadwal, kemarin saya ikut North Loop and Millenium Park Tour. Jujur, awal-awal agak sangsi karena ini bukan pertama kali saya ke Chicago dan saya sudah pernah ke Millenium Park. Takutnya udah minim kejutan. Tapi ternyata, kedua tour guide kami – Mel dan Emir – bukan cuma membawa kami jalan-jalan dan melihat gedung, tapi juga menjelaskan sejarah dan latar belakang tempat-tempat tersebut.

Tur dimulai dari Chicago Theater, kemudian menyusuri berbagai gedung di sekitaran area North Loop. Lah, banyakan ngeliatin gedung doang gitu? Eits, jangan salah, Chicago terkenal karena arsitekturnya yang oh-so-grandeur (saya bahkan punya teman arsitek yang jatuh cinta sama kota ini!). Perjalanan diakhiri di Millenium Park, di depan “The Bean” (apakah itu? see it for yourself!), tentunya dengan sedikit kisah tentang latar belakang The Bean (as in why The Bean is called “The Bean”).

DSC_0624.JPG

Peacock Door di Palmer House. Pintu ini selain punya desain wow juga punya ‘cerita’ tersendiri

Nggak cuma bagian luar gedung, dalam beberapa kesempatan Mel dan Emir juga membawa kami mblusuk ke dalam. Misal, kita dibawa masuk ke gedung Macy’s yang ternyata masih mempertahankan desain arsitektur aslinya. *masuk doang gak pake belanja-belenji tapinya wihihihi* Atau, kita dibawa masuk ke sebuah lobby hotel yang dalamnya amajing banget. Menarik, karena saya pun jadi belajar bahwa karya arsitektur Chicago tidak hanya terpusat di big spots saja melainkan tersebar di seantero kota Chicago, if we care to notice (and sneak in).

Beneran gratis?  
Sistemnya adalah pay as you like alias seikhlasnya. Di akhir tur, masing-masing peserta yang menentukan sendiri berapa “harga” tur yang sudah dijalani. Jangan kuatir, ngasih berapa pun gak bakal dipelototin kok. (Tapi jangan lupa siapin uang cash yak~!)

DSC_0638.JPG

Mel dan Emir – our cool guides

Kesan-kesan?
Menurut saya, Free Tours by Foot ini pas banget bagi yang hanya punya waktu terbatas atau bagi yang masih kinyis-kinyis baru datang di Chicago dan bingung mau ngapain tapi bujetnya terbatas. Tur ini juga sangat berguna sebagai introductory tour. Nilai plus lainnya, tour guide-nya asyik dan baik! Mereka sangat welcome untuk berbagi macam-macam informasi seperti tempat makan yang enak di Chicago dan tempat-tempat yang kiranya must-see dan free (dan tak lupa terima kasih pada Mel dan Emir karena sudah nunjukin lokasi toilet terdekat :p ).

Demikian pengalaman singkat saya bersama Free Tours by Foot Chicago. Tur ini membuat pengalaman jalan-jalan di Chicago jadi lebih personal. Lebih dari sekadar datang, potret sana-potret sini, selfie, dan pulang; saya kembali dengan berbagai kisah yang memahat Chicago menjadi kota Chicago yang kita kenal saat ini.  Tur ini adalah kesempatan menikmati keindahan arsitektur kota Chicago sembari mengkhayalkan romantisme masa lalu di baliknya. So, enjoy!

ps: jangan lupa bawa jaket dan/atau payung 😉

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s